Monday, May 18, 2015

Dibalik Tingkah Elok dan Rupa Memukau Sosok Pramugari


Dibalik Tingkah Elok dan Rupa Memukau Sosok Pramugari

Dibalik tingkah elok dan rupa memukau sosok pramugari, senantiasa terselip sokongan batin yang kuat. Bagaimana tidak,profesi satu ini merupakan ujung tombak dari maskapai untuk meladeni segala macam karakter penumpang di pesawat.

Awak Maskapai Citilink,Capt Nurmala Dewi (27) yang pernah melewati karir sebagai pramugari mengatakan, pramugari merupakan profesi yang begitu menguras emosi dan fisik seorang wanita. Pasalnya, profesi yang identik dengan tubuh semampai dan senyum nan ramah tersebut mesti siap untuk menghadapi komplain penumpang.

"Capeknya jadi pilot, mesti hadapin cuaca yang berubah-rubah. Selama jadi pramugari capeknya ngadepin penumpang marah, sebaliknya kita tidak bisa marah. Bagaimanapun mereka customer kita." Ujarnya kepada Infonitas.com membuka percakapan hari itu, Sabtu (16/5/2015).

Wanita yang akrab disapa Mala ini mengungkapkan, amarah penumpang senantiasa dibalas dengan senyuman oleh pramugari. Padahal, tidak bisa dipungkiri dibalik senyuman menawan itu terdapat gumpalan emosi yang memang harus dipendam oleh profesi yang menonjolkan kecantikan dan kepintaran. Hal ini sudah menjadi kewajiban bagi para pelayan di angkasa tersebut.

Mala mengisahkan,emosi-emosi ketika meladeni amarah penumpang hanya bisa dipendam,dan akan hilang sendirinya ketika bangun tidur.

"Pramugari mesti be nice di hadapan penumpang. Pelampiasan, biasanya kita istirahat,besoknya cooling down sendiri. Sebenarnya pintar-pintar jaga emosi.Lagipula penumpang yang marah-marah tidak terjadi setiap hari," lanjutnya.

Tidak ubahnya dengan awak kabin yang lain, pelayan-pelayan di burung besi harus merelakan waktunya untuk bekerja. Praktis momen berkumpul dengan keluarga dan orang-orang terdekat menjadi sangat minim. Hajatan lebaran seringkali harus dilewati pramugari dengan tetap melayani penumpang diangkasa.

"Jangan harap ada liburan ketika momen lebaran. Kalau mau cuti harus di hari-hari yang lain. Saya tidak punya waktu dimana ponsel bisa stand by 24 jam,"terang pilot kelahiran 26 Oktober 1988 ini.

Meskipun kenyang akan pergulatan emosi dan lelahnya fisik, para pramugari kerap kali mendapat hiburan yang cukup membuat mereka tertawa di angkasa. Dengan atribut fisik yang mereka miliki,segelintiran penumpang sebisa mungkin mencuri perhatian untuk bisa lebih dekat dengan seorang pramugari.

"Saya sendiri belum pernah tetarik sama penumpang. Cuma ada beberapa penumpang yang ngasih kartu nama,ninggalin nomor telpon di tisu,terus kalau mau turun ada yang mau nitip sesuatu, enggak tahunya nomor handphone," ujarnya sambil tertawa mengenang.

Mala menambahkan, bumbu-bumbu asmara di angkasanya biasanya juga muncul dari kalangan pramugari terhadap penumpang. Hanya saja para pramugari tidak mengungkapkan hal itu secara agresif.

"Paling kalau ada yang lucu dan ganteng kita omonginya di mulut aja dan di belakang. Ngak mungkin kita samperin terus bilang 'hai,kenalan dong. Kadang junior ada yang bilang, mbak yang duduk di nomor sekian lucu ya,cuma sekadar itu. Kalau aku,forget it,besok-besok juga ngak ketemu lagi." Tanda wanita berparas ayu ini.

Layaknya profesi mana pun,kalangan pramugari juga tidak lepas dari isu negatif. Kabar jelek itu umumnya berbentuk tudingan, misalnya memiliki hubungan perselingkuhan dengan pilot. Tudingan dengan dalih keberadaan pramugari di kabin ditentukan oleh pilot.

Menurut Mala, tudingan demikian tidak berdasar,soalnya penetapan pramugari di sebuah pesawar ditentukan oleh perusahaan.

"Kita berdasar schedule,kayak saya di Citilink,jadwal saya sudah diatur selama sebulan. Saya terbang kemana,sama siapa,pramugarinya siapa-siapa aja,dan itu bukan ditentukan oleh pilot,"tutupnya.

Tekape : http://www.infonitas.com/megapolitan...4#.VVkubmOY5OA

"susah juga jadi pramugari ya gan, mampu menahan emosi, kaya puasa aje"

Link: http://adf.ly/1HLdO6

Blog Archive