Saturday, May 2, 2015

FPMI Minta Upah Layak Wartawan


FPMI Minta Upah Layak Wartawan

Forum Pekerja Media Indonesia (FPMI) dalam aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta, Jumat (1/5/2015), meminta upah layak bagi para pekerja media massa.

"Upah layak harus terwujud dan dituangkan dalam upah sektoral media. Kami ajak pekerja media untuk bersatu berjuang bersama dalam mewujudkan upah sektoral ini," jelas juru bicara FPMI Chandra.

Lebih lanjut Chandra menjelaskan upah sektoral mutlak diperlukan sebagai bagian dari cara meningkatkan kesejahteraan, produktivitas dan profesionalitas pekerja media.

"Perusahaan media juga memiliki kewajiban memenuhi hak dasar pekerja lainnya seperti mengikutsertakan pekerja media dalam program jaminan kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," ujar Chandra.

Chandra mengatakan juga mengkritisi perusahaan media yang belakangan melakukan konvergensi media, yaitu perluasan tipe media menjadi berbagai bentuk seperti cetak, daring (online) dan multimedia.

Menurut dia, konvergensi membuat media semakin diuntungkan, karena memiliki tipe bisnis yang semakin banyak tetapi beban pekerja media semakin berat tanpa diimbangi dengan tunjangan kesejahteraan. Sedangkan, untuk konglomerasi media membuat kebebasan pers terpasung.

FPMI sendiri merupakan gabungan dari organisasi dan serikat pekerja media di Indonesia. Di antaranya Serikat Pekerja Cipta Kekar TPI, Serikat Pekerja LKBN Antara, Serikat Pekerja SCTV dan Serikat Pekerja 68H.

Selanjutnya, Serikat Pekerja Hukumonline, Serikat Pekerja Koresponden Tempo, Dewan Karyawan Tempo, Dewan Karyawan Pikiran Rakyat, Forum Karyawan SWA, Dewan Karyawan Kontan, Ikatan Karyawan Solo Pos, Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, dan AJI Jakarta.

SUMUR : http://www.infonitas.com/megapolitan...3#.VUQqLvntmko

"Jurnalis juga BURUH, perjuangkan Hak BURUH"


Link:

Blog Archive