Saturday, May 16, 2015

Hary Tanoe Bantu Sinarmas Perebutkan Berau dari Rothschild


Pengusaha nasional Hary Tanoesoedibjo akan mendukung Grup Sinarmas dalam mengambil alih kepemilikan saham mayoritas Asia Resource Minerals PLC (ARMS), induk dari PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Pihak yang juga tertarik menguasai ARMS adalah investor asal Inggris, Nathaniel Rothschild.

NR Holdings, perusahaan investasi Rothschild, berniat menambah kepemilikan sahamnya dengan menyerap saham baru ARMS dalam open offer senilai US$ 100 juta (Rp 1,3 triliun).

Dalam memuluskan rencananya ini Rothschild menggandeng SUEK PLC, raksasa tambang dari Rusia. Nah, Grup Sinarmas ternyata berniat menguasai saham AMRS juga dan menyampaikan penawaran.

Penawaran diberikan oleh Asia Coal Energy Ventures Ltd (ACE), perusahaan investasi yang dikendalikan pemegang saham minoritas ARM yaitu Argyle Street Management Ltd. Saham ARMS ditawar US$ 150 juta (Rp 2 triliun).

Dalam keterangan tertulis ACE, Hary Tanoe sudah menyatakan dukungan untuk perusahaan untuk membeli saham ARMS melalui HT Investment Development Ltd yang dulunya bernama Flaming Luck Investments Ltd.

Dalam keterangan itu juga disebutkan HT Investment sudah menguasai 3 juta lembar saham ARMS. Berdasarkan letter of intent (LoI) di situs resmi ACE, HT Investment selaku pemegang saham akan memberikan dukungan terhadap tawaran ACR dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) ARMS.

"Kami akan mendukung tawaran ACE yang akan dibahas dalam RUPS," kata Hary Tanoe dalam LoI yang ditandatangani 10 Mei lalu, seperti dikutip Rabu (13/5/2015).

Penawaran dari Sinarmas ini tadinya akan dibahas pada RUPS 14 Mei 2015 mendatang. Saat ini direksi ARMS sedang melakukan pembicaraan dengan Sinarmas atas tawaran tersebut. Berbagai hal akan dievaluasi dengan melibatkan penasihat keuangan independen.

Seperti diketahui Berau bakal merampungkan rekapitalisasi utang notes dengan total US$ 950 juta (Rp 12 triliun) akhir Juni 2015. Rekapitalisasi utang akan dilakukan dengan tiga tahap.

Tiga tahap pencarian dana tersebut adalah, penerbitan saham baru (open offer), membayar pokok notes dengan pinjaman, dan terakhir menukar notes lama dengan yang baru dengan tenggat waktu yang lebih panjang.

http://finance.detik.com/read/2015/0...ari-rothschild

perebutan gan


Link: http://adf.ly/1HG7m6

Blog Archive