Thursday, May 14, 2015

Pelatih Timnas Sarankan Van Dijk Terima Tawaran Arsenal


(Quote)Bek Belanda milik Glasgow Celtic, Virgil van Dijk, tengah menjadi buruan klub-klub top Premier League. Tercatat, Arsenal, Southampton, dan Manchester United tertarik untuk mendatangkan Van Dijk di bursa transfer musim panas 2015 mendatang.

Bak gayung bersambut, Van Dijk pun membuka peluang untuk hijrah ke Premier League. Meski mengaku betah di Celtic, Van Dijk merasa tak nyaman dengan situasi kompetisi di Skotlandia.

Menurut Van Dijk, kompetisi di Skotlandia tak cukup membantu untuk meningkatkan kemampuannya. Situasi yang menimpa Van Dijk mengundang reaksi dari mantan mentornya di Groningen, PIETER HUISTRA

Pria yang kini menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia tersebut menyarankan bek 23 tahun itu menerima pinangan klub-klub Premier League. "Sekarang ini dia berada di satu titik di mana harus mengambil keputusan penting. Dan cuma dia yang bisa," kata Huistra seperti dilansir Express.

"Sangat wajar jika seorang pemain ingin berlaga di klub besar dan liga yang top. Ini adalah fase baru untuk karirnya," sambung dia.

Sejauh ini, Arsenal menjadi klub yang paling serius mendekati Van Dijk. Berbagai tawaran diketahui sudah dilayangkan manajemen The Gunners kepada Celtic.

Namun, sampai sekarang belum ada jawaban dari kubu Celtic. Pelatih Celtic, Ronny Deila, masih belum rela melepas Van Dijk ke klub lain.

"Celtic memang klub yang cocok untuknya. Dia tak punya masalah dan tak harus minta dijual ke klub lain. Tapi, masih ada banyak ruang yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan karir Virgil. Saya juga tak yakin, jika dia bertahan satu musim lagi di Celtic, klub-klub besar akan kembali di musim selanjutnya untuk menawarnya," tutur Huistra.

Musim ini, Van Dijk tampil gemilang bersama Celtic. Bukan hanya menjadi tembok kukuh di barisan pertahanan, pemain 23 tahun itu juga rajin mencetak gol. Dari 57 laga yang telah dilakoninya di berbagai kompetisi, dia sudah mencetak 10 gol dan 5 assist. (one)

http://m.bola.viva.co.id/news/read/625603-pelatih-timnas-sarankan-van-dijk-terima-tawaran-arsenal(/quote)

(Quote)
Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Dalam Kondisi Kisruh, Ini Kata Pieter Huistra

RIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pieter Huistra, pria asal Belanda sungguh kurang beruntung. Penunjukannya sebagai pelatih kepala timnas indonesia senior dalam kondisi yang tidak ideal.
Mantan pemain Ajax Amsterdam itu harus menerima kenyataan menerima tanggung jawab yang sangat berat menangani timnas Indonesia disaat kondisi sepakbola tanah air sedang amburadul akibat konflik PSSI dengan Kemenpora.
Tapi Huistra justru menganggap situasi ini bukan hal yang aneh. Pria yang dalam CV nya pernah melatih pemain Manchester United, Daley Blind, ini justru berjanji akan mengubah keadaan dengan memberi kebanggaan lewat sepak bola.
"Saya ingin menunjukkan kepada seluruh warga Indonesia bahwa sepakbola itu bisa membanggakan, apalagi ditengah isu negatif dan kisruh yang ada sekarang," kata Huistra seperti dilansir situs resmi PT Liga Indonesia, Kamis (7/5/2015)

"Bersama pemain, kami akan berusaha mewujudkan itu. Saya akan menjalani debut yang tidak mudah yakni melawan China Taipei dan Irak. Kita berada di grup yang cukup berat, China Taipei sedang menanjak performanya dan Irak merupakan salah satu tim favorit di grup ini," beber Huistra.

Huistra hampir dipastikan akan menemui masalah berat terutama dalam hal pemilihan pemain.Ketiadaan kompetisi di Indonesia akan membuat pemain Indonesia tercerai berai dan bahkan kehilangan potensi kompetitif karena jarang bermain.

Secara teknis ini akan sangat berat membentuk skuat timnas yang tangguh.
"Saat ini aya masih melihat dan mencari para pemain yang sesuai kriteria saya. Saya ingin pemain yang disiplin, mau berjuang keras, dan bisa menyatu dalam tim. Hal ini perlu demi meraih hasil terbaik dalam sebuah pertandingan nanti," katanya.
http://m.tribunnews.com/superball/2015/05/07/ditunjuk-jadi-pelatih-timnas-dalam-kondisi-kisruh-ini-kata-pieter-huistra(/quote)

Santai aja pak pieter. Nunggu tgl 29 mey

Link: http://adf.ly/1H68Ev

Blog Archive