Wednesday, May 20, 2015

Perampok Ini Bagikan 25 Persen Hasil Rampokkannya untuk Menyantuni Anak Yatim Piatu d


Perampok Ini Bagikan 25 Persen Hasil Rampokkannya untuk Menyantuni Anak Yatim Piatu dan Masjid


Perampok Ini Bagikan 25 Persen Hasil Rampokkannya untuk Menyantuni Anak Yatim Piatu d

http://m.tribunnews.com/regional/201...atu-dan-masjid

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN -- Perampok BCA ternyata ikut menyantuni puluhan anak yatim piatu serta membantu pesantren dan pembangunan masjid di daerah kelahiran mereka. Santunan itu diambil dari hasil rampokan mereka.

Sang eksekutor, Adi Cahyono dan Adi Saputra adalah dua tersangka yang menjalani rekonstruksi di Bank BCA, Rabu (20/5/2015) siang.

Mereka dibawa tiga anggota Reskrim unit 1 untuk olah TKP saat mentransfer uang dari hasil kejahatan merampok nasabah bank di Jalan Raya Panglima Sudirman dan selatan SPBU Kalikapas.

Meski jalannya terhuyung-huyung lantaran kaki mereka terluka parah bekas ditembus timah panas, kedua pelaku ini lancar menjalani rekonstruksi.

Ternyata ada puluhan juta uang hasil merampok yang dikirim ke salah satu ponpes dan pembangunan masjid di Palembang.

"Ada sebanyak 40 anak yatim piatu dan bantuan untuk ponpes serta pembangunan masjid yang saya bantu dari uang hasil merampok itu," kata Adi Cahyono, sang eksekutor perampokan di Lamongan ini kepada polisi.

Meski uang yang disumbangkan itu hasil kejahatan, Adi Cahyono dan Adi Saputra mempercayai dengan bersedekah dan beramal, utamanya untuk anak yatim dan fakir miskin, maka akan menyelamatkannya.


Adi mengakui harus menyisihkan sebanyak 25 persen uang hasil kejahatan itu disumbangkan untuk membantu anak yatim piatu, ponpes dan untuk pembangunan masjid.

Setiap kali merampok, 25 persen di antaranya langsung dikirim ke lokasi yang dibantunya.
"Bukan 2,5 persen, tapi 25 persen," aku Adi Cahyono.

Langsung dipotong

Seperti seusai merampok di lokasi pertama di Lamongan milik juragan gabah sebesar Rp 243 juta, langsung dipotong untuk diamalkan.

Sisanya dibagi dengan sesama pelaku yang besarannya berbeda-beda. Besar kecilnya bagian itu tergantung peran masing-masing.

Menyusul lima hari kemudian mereka juga merampok nasabah bank di Jalan Panglima Sudirman.
Uang Rp 150 juta yang diambil setelah memecahkan kaca mobil juga langsung dipotong 25 persen dan ditransfer.

Silahkan agan-agan memberikan komentar.......

Link: http://adf.ly/1HTdXJ

Blog Archive