Monday, May 11, 2015

Sedihnya Melihat Masjid Kebanggaan Cirebon Beralihfungsi


Sedihnya Melihat Masjid Kebanggaan Cirebon Beralihfungsi

Beberapa hari belakang ini saya mondar-mandir ke Cirebon karena ada urusan ke kota udang tersebut. Tetapi setelah melintas di jalan Tuparev Cirebon saya tidak melihat lagi masjid tempat saya dulu sering shalat bareng teman-teman yang sekolah di SMA dan SMK Muhammadiyah (dulu STM Muhammadiyah). Masjid tempat saya dan rekan-rekan shalat adalah Masjid Teja Suar.

Setelah menanyakan kepada salah satu teman ternyata masjid tersebut sudah beralih fungsi. Sebagian sudah menjadi Rumah Makan Ampera di Jalan Tuparev dan sebagian masih lahan kosong yang ditutup gerbang entah belum tahu peruntukannya. Masjid baru sudah berdiri tetapi lokasinya agak dalam dan tidak berdekatan dengan jalan raya.

Melihat kejadian tersebut sontak saya merasa sedih karena sesekali rasanya ingin bernostalgia dengan menghampiri dan mendirikan shalat di masjid dulu yang pernah saya singgahi waktu masih di SMA dulu. Masjid Teja Suar terkenal dengan keasrian dan kesejukannya saat belum ditukarguling. Masjid ini selalu ramai dikunjungi karena sering digunakan untuk kegiatan anak-anak sekolah Muhammadiyah.

Tapi apa mau dikata masjid yang tanahnya milik Haji Saelan tersebut belum diwakafkan dan akhirnya dijual kepada investor. Beragam protes dan demo pun tidak mengubah keputusan pemilik tanah yang tergiur dengan iming-iming uang. Dengan dalih tukar guling dan masjid baru sudah didirikan kembali tetapi akhirnya masjid kebanggaan masyarakat Cirebon yakni Masjid Teja Suar kini sudah beralihfungsi.

Masjid Teja Suar ini sebenarnya memiliki sejarah tersendiri khususnya untuk Muhammadiyah karena diresmikan oleh Buya Hamka pada tahun 1976. Tetapi sejarah tinggal sejarah semuanya sudah berubah manusia lebih memilih uang dari pada kemaslahatan umat dan bekal di akhirat dengan dalih pembangunan.

Ternyata sekarang di Cirebon banyak bangunan-bangunan baru yang bermasalah dengan perizinan dan tanah yang akan ditempatinya. Bahkan tega mengubah fungsi masjid dan makam menjadi bangunan sekelas mall dan hotel.

Selain Masjid Teja Suar ternyata ada masjid lain yang berubah fungsi Seperti di CSB (Cirebon Super Blok) dulu di tengahnya itu masjid. Tapi sekarang masjidnya di pojokan mall, demikian menurut Agus Nuril.

Tidak hanya masjid bahkan makam pun beralihfungsi menjadi hotel. Seperti yang terjadi di jalan Kartini. Ada makam yang dulunya dikeramatkan oleh penduduk sekitar dan dianggap angker, sekarang sedang dibangun hotel megah bernama Hotel Newton di jalan Kartini demikian menurut Santosa.

Itulah manusia yang memiliki segala keinginan dan nafsu menggenggam dunia. Padahal belum tentu usaha atau bisnis yang mereka jalankan saat ini akan sukses di masa yang akan datang karena sudah mengambil hak orang banyak seperti menjual masjid dengan dalih tukar guling atau memindahkan makam dengan dalih untuk pembangunan.

Wallahu a'lam bishawab

http://new.taktiktek.blogdetik.com/2...-beralihfungsi

Link: http://adf.ly/1GvORZ

Blog Archive