Tuesday, May 19, 2015

[Subhanallah] Diinapkan di Hotel, Imigran Myanmar dan Bangladesh: Thanks Indonesia!


Diinapkan di Hotel, Imigran Myanmar dan Bangladesh: Thanks Indonesia!
Jefris Santama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Diinapkan di Hotel, Imigran Myanmar dan Bangladesh: Thanks Indonesia!
Medan - Sebanyak 96 imigran asal Bangladesh dan Myanmar yang semula terdampar di perairan Langkat dikirim ke Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka kini diinapkan di hotel.

Para imigran itu pun menetap sementara di Hotel Beraspati, Jalan Jamin Ginting, Kilometer 10,2. Pada Selasa (19/5/2015) pagi, sejumlah imigran terlihat beristirahat di depan kamar hotel, ada juga yang bercengkerama.

Ketika waktu makan tiba, petugas mendatang setiap kamar dengan memberi makanan dan minuman. Senyum pun terpancar dari wajah para imigran.

Dengan wajah penuh ceria, mereka pun makan bersama-sama dengan teman sekamar. Awalnya yang tak kenal satu sama lain, kini mereka bersatu seperti bersaudara.

Salah satu imigran Bangladesh, Muhammad Masud (22) mengaku sangat senang ketika berada di penampungan sementara ini.

"The Indonesia people is a very good. Thanks Indonesia, thanks Indonesia people, thanks to all," kata Masud.

Masud yang menguasai bahasa Inggris menjadi penerjemah antara pihak petugas imigrasi dan para imigran lainnya. Melalui Masud, pihak imigrasi tak kesulitan berkomunikasi dan mendata mereka.

Pihak imigrasi menandai para imigran yang sehat dengan memberikan gelang berwarna merah, sementara bagi yang sakit diberi gelang berwarna biru.

Masud menyatakan, mereka pergi dari negara asalnya karena ada permasalahan konflik dan masalah perekonomian. Mereka berharap dapat kehidupan yang lebih baik di negara lain.

Para imigran ini mendarat di perairan Langkat pada Jumat (15/5) pagi. Seterusnya dikirim ke Medan pada Senin (18/5) sebelum diproses lebih lanjut.

Diinapkan di Hotel, Imigran Myanmar dan Bangladesh: Thanks Indonesia!

http://news.detik.com/read/2015/05/1...sia?n991102605

Subhanallah....bagi WNI yang tinggal di kolong jembatan.....jangan siriq bin dengqi ya

Link: http://adf.ly/1HPMsx

Blog Archive